Glosarium_PAK

1. Demonstrasi adalah merupakan suatu model mengajar dengan memperagakan peristiwa, aturan atau urutan melaksanakan kegiatan, baik langsung atau memakai media pengajaran yang relevan dengan materi yang disajikan.

-Contoh: Demonstrasi Tolak Kenaikan BBM, tahun 2012

2. Discovery learning merupakan strategi pembelajaran untuk memecahkan masalah dalam pengawasan guru.

-Contoh: saat siswa diminta untuk menemukan sendiri bagaimana lilin bekerja 

3. Information search teknik yang membuka kesempatan kepada peserta didik untuk melaksanakan pembelajaran di luar kelas. Peserta didik dapat belajar di ruang perpustakaan, warung internet, membaca jurnal, dan berbagai sumber belajar yang lain

-Contoh: mencari informasi melaluli internet, koran, dll 

4. Inkuiri yaitu pembelajaran untuk menanamkan berbagai dasar berfikir ilmiah kepada peserta didik yang berperan sebagai subyek belajar agar pada proses pembelajaran lebih banyak belajar mandiri dan kreativitas dalam pemecahan masalah.

-Contoh: Perahu Mengambang


5. Jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif dengan peserta didik belajar pada tim kecil berjumlah anggota 4-6 orang. Materi pembelajaran yang diberikan pada peserta didik berupa teks yang berbeda antar anggota. Setiap anggota bertanggung jawab atas ketutantasan materi yang dipelajari 

-Contoh: 





6. Karya kunjung yaitu metode yang mendorong peserta didik untuk mengetahui kegiatan yang telah dilakukan temannya, sehingga peserta didik bergerak mengamati hasil karya teman mereka. 

-Contoh: sekolah pergi ke museum untuk mencari informasi 


7. Market place activity, yaitu: adalah proses pembelajaran melalui aktivitas jual beli informasi. Terdapat peserta didik atau kelompok peserta didik pemilik informasi untuk "dijual" (disampaikan) pada kelompok lain dan peserta didik atau kelompok peserta didik yang "membeli" (menerima) informasi.


8. Numbered Head Together yaitu model pembelajaran yang memprioritaskan aktivitas siswa dalam mencari, mengolah, dan melaporkan informasi dari berbagai sumber belajar dankemudian mempresentasikan di depan kelas.


9. Pembelajaran Berbasis Masalah yaitu model pembelajaran untuk membantu guru mengembangkan kemampuan berfikir dan keterampilan memecahkan masalah pada siswa selama mereka mempelajari materi pembelajaran. 

-Contoh: siswa dapat diberi proyek untuk merancang solusi ramah lingkungan di sekolah mereka dengan menerapkan konsep-konsep sains dan teknologi.


10. Pembelajaran berbasis produk yakni bagian dari model pembelajaran proyek sehingga penjelasannya sama dengan pemelajaran berbasis proyek yaitu model pembelajaran pelibatan peserta didik dalam kegiatan pemecahan masalah dan memberi peluang peserta didik bekerja mandiri untuk mengkonstruksi belajar mereka sendiri, puncaknya menghasilkan produk yang bernilai dan realistik. 

-Contoh: siswa dapat diminta untuk merancang, membuat, dan memasarkan produk ramah lingkungan, seperti tas belanja yang dapat digunakan ulang atau produk daur ulang lainnya.


11. Pembelajaran berbasis proyek yaitu model pembelajaran pelibatkan peserta didik dalam kegiatan pemecahan masalah dan memberi peluang peserta didik bekerja mandiri untuk mengkonstruksi belajar mereka sendiri, puncaknya menghasilkan produk yang bernilai dan realistik. 

-Contoh: siswa untuk membuat model bangunan berkelanjutan, termasuk desain, material yang digunakan, dan cara mengelola limbah.


12. Saintifik yaitu model pembelajaran dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan yang mengandung rangkaian aktivitas pengumpulan data melalui pengamatan, menanya, eksperimen, mengolah informasi dan mengkomunikasikan 

-contoh: (1) mengamati, (2) menanya, (3) mencoba, (4) mengasosiasi, dan (5) mengomunikasikan serta dapat ditambahkan (6) mencipta.



13. Student Teams Achievement Division (STAD) adalah model pembelajaran yang terdapat bebeapa kelompok kecil dengan level kemampuan akademik beragam untuk saling bekerja sama dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Contoh: bekerja kelompok menyelesaikan tugas 


14. The power of two yaitu pembelajaran dengan teknik kekuatan dua kepala untuk meningkatkan pembelajaran kooperatif karena dua kepala lebih sempurna dibandingkan satu kepala


15 Think phare and share yaitu bertukar pikiran bersama dengan pasangan. Metode ini termasuk teknik kegiatan pembelajaran kooperatif yang dibuat untuk mempengaruhi pola interaksi peserta didik. Pelaksanaan metode Think Pair and Share melalui tiga tahap, yaitu Thinking (berpikir), Pairing (berpasangan), dan Sharing (berbagi).


16. Tutor sebaya, adalah metode dengan cara memberdayakan peserta didik yang memiliki kemampuan lebih tinggi dari peserta didik lain untuk bertugas. 

-Contoh: Menjari teman yang kesulitan dalam belajar


Komentar